Pelelawan, LENSARIAUNEWS.COM-/Kabar mengejutkan dari salah satu Perusahaan PT. Makmur Andalan Sawit di Desa Pesaguan, Kabupaten Pelelawan yang beroperasi dalam bidang pengelolaan kelapa sawit dari Ram-ram Perkebunan hingga milik masyarakat dengan sistem pola di pihak ketiga kan.(Selasa 11 Juni 2024)

Pasalnya, Perusahaan PT. Makmur Andalan Sawit tersebut sudah sangat dikenal secara khalayak luas di Kabupaten Pelelawan hingga Provinsi Riau sebagai salah satu perusahaan disinyalir paling mafia dan yang paling berani untuk bertentangan dengan hukum.

Saat konfirmasi dari narasumber”Tomy”Saya bermitra dengan Perusahaan tersebut selaku pihak “Supplier”Tapi seminggu terakhir ini habis buah masyarakat tempatan timnas sama direktur PT. Makmur Andalan Sawit yang berinisial Gunawan dan berinisial Darius, Ini sudah tindakan semena mana”Ujarnya.

Kita bukan gak tau bobroknya didalam manajemen Perusahaan PT. Makmur Andalan Sawit terutama masalah AMDAL lingkungan aja sudah berantakan, Dimana saluran limbah kolam hanya berjarak lebih kurang 3 meter dengan sungai masyarakat setempat(Sungai Kungutan), Sementara aliran sungai kungutan mengalir sampai ke desa pangkalan melako, yang keseharian airnya digunakan oleh masyarakatnya, jika limbah penuh atau rembesannya sudah pasti melimpah ke sungai”Sambungnya.

Harapan kami kepada para direktur dan para pejabat di Perusahaan PT.Makmur Andalan Sawit tolonglah kebijakannya untuk lebih memprioritaskan buah masyarakat setempat, jika prosedurnya harus ada berkontrak, biar saya mewakili masyarakat untuk berkontrak dengan pihak perusahaan, Kalau gak kita minta tim Gakkum KemenLH, BPKP dan Kejaksaan untuk turun mengaudit”Tutupnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *