LENSARIAUNEWS.COM / SIAK,  – Ketua DPRD Siak Indra Gunawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas gerak cepat Polres Siak dalam mengungkap sindikat pencurian hewan ternak sapi yang meresahkan warga.

Hal itu katakan Indra Gunawan saat di konfirmasi wartawan, Minggu 10 Desember 2023, ia menyampaikan terima kasih atas gerak cepat Polres Siak dalam menanggapi keresahan dari warga sehingga terus memberi rasa aman.

“Bravo Polres Siak, saya sangat apresiasi atas gerak cepat Polres Siak dalam mengungkap pencurian hewan ternak,” kata Indra Gunawan.

Ditambahkan Indra, kerja keras dari Polres Siak dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat tentulah harus diapresiasi.

Pasalnya, Menurut politisi asal Partai Golkar itu juga, bukan hal yang mudah dalam mengungkap sindikat tindak pidana apapun itu seperti tiga pelaku yang telah diamankan polres Siak telah melakukan pencurian sapi di 16 lokasi yang tersebar dibeberapa kabupaten dan melakukan diluar provinsi Riau.

“Mengungkap sindikat itu bukan hal mudah, sehingga kami DPRD Siak sangat apresiasi kinerja Polres Siak yang cepat tanggap dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga Siak,” pungkasnya.

Sebelumnya dalam keterangan rilis yang diterima wartawan, Polres Siak berhasil menangkap tiga orang pelaku spesialis pencuri hewan ternak sapi yakni S (58) warga Tenayan raya Kota Pekanbaru , AES ( 21 ) Warga Duri Kebupaten Bengkalis, dan SH (41) juga warga Duri Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi mengungkapkan pencurian hewan ternak sapi terungkap saat adanya laporan dari warga terkait sapi peliharaannya hilang yang diduga dicuri.

“Atas laporan tersebut tim langsung melakukan olah TKP dan introgasi awal saksi saksi serta melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian terhadap hewan ternak berupa sapi,” kata AKBP Asep Sujarwadi saat konferensi pers di Mapolsek Sabak Auh, Minggu 10/12/2023

Kemudian, pada 7 Desember 2023 tim mendapatkan informasi adanya transaksi jual beli sapi di salah satu kandang sapi milik warga yang berada di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, yang mana diduga sapi tersebut merupakan hasil dari kejahatan.

“Tim bergerak ke lokasi di Pekanbaru tempat jual beli sapi tersebut untuk memastikan informasi,” kata Kapolres Siak Asep.

(Bery/Fiet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *