LENSARIAUNEWS.COM / Duri, Riau – Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) Duri gelar Maulid Nabi besar Muhammad SAW dan Tabligh Akbar pada Senin 13/11/2023 di lapangan bola kaki Stadion Mini Pokok Jengkol Duri Kecamatan Mandau.

Ketua Panitia Maulid Amir Muthalib dalam kata sambutannya mengatakan, kami warga Duri asal Aceh siap mendukung sepenuhnya program Bermasa Bupati Bengkalis, karena programnya sangat luar biasa yang di cetuskan oleh Ibuk Kasmarni.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hendri dan Surya Budiman, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, Sekda Bengkalis dr Ersan Saputra, Ketua DWP Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani Ersan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharudin,  Sekcam Mandau Rudi Hartono, dan Pejabat Tinggi Dilingkup Pemkab Bengkalis, serta Ketua Permasa Provinsi Riau juga sejumlah pengurus Permasa yang ada di Provinsi Riau, terpantau juga ribuan warga lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan tahun 2024 mendatang melalui Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Riau Kepri akan diserahkan satu unit ambulance buat Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Duri.

Tegasan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis saat menghadiri acara Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW bersama tuan guru Ustadz Abdul Somad, di Stadion Mini Pokok Jengkol Duri.

Dihadapan 300 KK Masyarakat Permasa Duri di Kabupaten Bengkalis, Bupati Kasmarni mengatakan khusus buat keluarga besar persatuan masyarakat aceh, sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bengkalis, mari kita perkuat rasa persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan negeri bermarwah, maju dan sejahtera.

“Mohon berikan dukungan akan program, kegiatan serta kebijakan yang kami buat untuk daerah ini. Karena kami yakin, jika semua kita bisa memaknai semua itu dalam prinsip kebersamaan, tentunya kita pasti bisa menjadi masyarakat yang bersatu dan saling membahu dalam membangun daerah ini”, ucap Bupati.

Sementara itu Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya menyampaikan terkait pemanfaatan tanah wakaf, salah satu yang harus dilaksanakan dalam pengelolaan tanah wakaf adalah menginfentalisir tanah wakaf, akta tanah wakaf itu harus jelas tercatat di BPN dan Kementerian Agama.

Jangan sampai tanah yang sudah diwakaf terjadi tumpang tindih pada surat tanahnya, ini untuk kemaslahatan umat harus kemanfaatannya harus jelas. Tutupnya. (rilis/prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *