LENSARIAUNEWS.COM | MERANTI – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti, menggelar Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) dalam rangka menyambut kader baru yang digelar pada Sabtu malam, (04/11/2023).

Masta atau Masa Ta;aruf merupakan salah satu program kerja dari organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau yang biasa disingkat IMM. Masta memiliki tujuan murni untuk mengenalkan apa itu IMM kepada mahasiswa baru melalui pendekatan yang rileks namun persuasif.

Masta yang diadakan pertama kali nya di Selatpanjang, (IMM MERANTI). Masta diselenggarakan oleh seluruh anggota IMM dengan penanggungjawabnya adalah pimpinan cabang IMM Meranti.

Dengan pesertanya adalah seluruh mahasiswa baru di berbagai kampus Selatpanjang, di antaranya Kampus AMIK Selatpanjang, Kampus STAI NH , STIKIP Meranti, dan Kampus UT.

“Harapan kami dengan pelaksanaan Masa Ta’aruf ini adalah mahasiswa dapat memahami sedikitnya tentang Muhammadiyah maupun kedudukan IMM di Meranti”, pungkas Irfan selaku Ketum IMM Meranti.

Berlokasi di Rumah Ketum IMM Meranti, Masta diadakan pada masa-masa orientasi mahasiswa baru, dan diselenggarakan selama 1 hari.

Masta dimulai dengan pembukaan Ketum IMM Meranti ,dan dilanjutkan degan perkenalan diri dari tamu undangan dan dilanjut dengan cerita tentang IMM. Semangat berorganisasi, pengenalan IMM dan Muhammadiyah, serta pengenalan dunia kemahasiswaan.

Dalam masa ta’aruf ini Disi degan tanya jawab, dan diskusi. Hal tersebut diharapkan dapat menarik perhatian peserta masta IMM Kabupaten kepulauan Meranti dan dengan begitu dapat menstimulasi mahasiswa dalam berpikir kritis.

 

Selain perkenalan dari seluruh kader dan cakader IMM Meranti, adapula games yang diberikan dengan tujuan untuk pendekatan sesama teman satu angkatan dan kakak tingkat.

Lebih lanjut Ketua Pelaksana Masa Ta’aruf IMM Meranti, Eko mengatakan IMM adalah gerakan pengkaderan yang berbasis untuk menebarkan sayap-sayap dakwah Muhammadiyah “Kita bukan sekedar mencari kuantitas tetapi kualitas dari berbagai calon kader, supaya bisa membesarkan IMM khususnya Muhammadiyah di Meranti”, tutup Eko.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *