LENSARIAUNEWS.COM |Pekanbaru- Jumat siang (03/11/2023), Badan Pendapatan Daerah kota Pekanbaru mendapat kunjungan istimewa dari “orang nomor satu” di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung. Pertemuan tersebut adalah dalam rangka kunjungan kerja Pj. Bupati Bangka M. Haris AR., AP., M.H dan jajaran untuk studi tiru terkait pengelolaan pajak daerah di kota Pekanbaru.

Diterima oleh Kabapenda Alek Kurniawan SP, M.Si, didampingi oleh para Kepala Bidang dilingkungan Bapenda Pekanbaru, pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana silaturrahmi.

“Maksud kunjungan kerja pak Pj Bupati dan jajaran kesini adalah dalam rangka mendapatkan informasi tentang tara cara pengelolaan dan penggalian Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pajak Daerah” ungkap Essy Yanuar, salah seorang pendamping kunker Bupati Bangka yang kesehariannya berdinas selaku salah satu Kepala Bidang di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Bangka.

Pada kesempatan awal pertemuan ditaja di ruang kerja Kepala Badan Lt. 2 Gedung Bapenda . Berbagai strategi yang dilakukan Pj. Wali Kota Pekanbaru Muflihun, S.STP, M.AP untuk optimalisasi pajak daerah diungkapkan dalam pertemuan itu. Bapenda menyebut strategi tersebut dilabeli dengan istilah IED, Intensifikasi, Ekstensifikasi dan Digitalisasi. Namun demikian, Akur sebutan yang termutakhir disematkan kepada Kabapenda Alek Kurniawan ini, tak menampik adanya kendala dan hambatan dalam pengeloaan pendapatan daerah di kota bertuah ini.

“Terus diupayakan untuk diminimalisir agar PAD dari sektor pajak daerah tetap optimal, PAD yang kuat menjadi modal bagus agar APBD Pekanbaru makin sehat, pesan penting Bapak Pj. Wako Muflihun kepada kami” beber Akur.

Tak mau berlama-lama dalam ruangan, Pj. Bupati Bangka Harispun meminta berkeliling ke setiap ruang Pelayanan yang ada di Badan Pendaptaan Daerah yang beralamat di Jl. Teratai No. 81 ini. Haris menyebut kesan Gedung Bapenda representatif dan menarik. Ia mengungkapkan wajib pajak yang notabene adalah masyarakat akan dimanjakan dengan suasana pelayanan di Bapenda yang layaknya suasana Mall ini. Kesempatan itu, iapun mengapresiasi Gedung pelayanan Bapenda yang megah dan representatif.

“Perubahan dan peningkatan sarpras untuk optimalisasi pengguna jasa layanan publik agar makin nyaman dan memperoleh layanan prima adalah hal yang patut diapresiasi dan ditiru dari Bapenda Pekanbaru” ujar Pj. Bupati Bangka  Haris.

Lebih lanjut Akur menyebut bahwa saat ini Gedung Bapenda memang dalam kondisi renovasi terutama Interior gerai layanan perpajakan disulap agar terlihat futuristik.

“Kami saat ini sedang melakukan renovasi agar ruang pelayanan bagi masyarakat menjadi semakin nyaman. Wajah baru layanan akan kami sediakan senyaman mungkin” ungkap Akur disela-sela mendampingi Pj. Bupati Bangka itu berkeliling di Kantor Bapenda Pekanbaru.

Di Bapenda sendiri tersedia berbagai gerai layanan perbankan, mitra Bapenda dalam menerima uang pajak masyarakat yaitu Bank BRK Syariah, Bank BNI dan Bank BJB, selain itu fasilitas parkiran yang luas, ruang tunggu terbuka dan tertata serta saling terkoneksi juga semakin membuat kesan komprehensif hulu-hilir (stand pendaftaran, pelaporan dan pembayaran saling terhubung).

Akur berdalih positif akan perombakan gedung ini yang diharapkan membuat pengunjung bertambah nyaman dan turut meningkatkan animo masyarakat dalam pembayaran pajak daerah mereka. Akur menambahkan, setiap pengunjung yang datang diberi nomor antrean masuk yang sudah tersistem dan layar Anjungan Pajak Mandiri (APM) yang dapat diakses masyarakat secara mandiri.

“Ini belum rampung semuanya,” jawab si petugas ramah saat ditanyai salah seorang peserta kunker kepada seorang tukang yang masih melakukan kegiatan pertukangan.

Bosan menunggu antrean, kedepannya pengunjung bisa melangkahkan kaki ke gerai coffe yang sedang di bangun, sebut Akur. Sebuah ruang untuk kafetaria siap menyapa di kala perut keroncongan. Ukurannya yang akan dibangun memang tidak terlalu besar tapi dapat memanjakan pengunjung yang akan mengurus perpajakan mereka.

“Pada prinsipnya, masyarakat yang datang kesini adalah mengantarkan uang pajak, dan Pemko (dalam hal ini Bapenda.red) wajib melayani dan menyediakan ruang layanan yang mampu membuat mereka nyaman, kami mau masyarakat yang datang kesini antusias seperti masyarakat pada umumnya yang antusias berkunjung ke mall-mall” tutup Akur.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *