LENSARIAUNEWS.COM|PEKANBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, diminta untuk mengoptimalkan normalisasi anak sungai dan drainase. Hal ini seiring sudah masuknya musim penghujan di Kota Pekanbaru.

Penyumbatan aliran pada saluran tersebut dapat membuat jalannya air tidak lancar dan membuat luapan hingga sebabkan banjir. Dinas PUPR harus bisa mengantisipasi ini apalagi pada wilayah yang rawan banjir.

“Dari PUPR nanti bisa melancarkan jalannya air di saluran-saluran. Kemudian kalau ada genangan-genangan bisa ditangani dengan cepat,” ujar Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Jumat (27/10).

Menurutnya, pemerintah kota sudah melakukan langkah antisipasi. Pihaknya bersama stakeholder juga telah melakukan apel kesiagaan bencana untuk menghadapi musim penghujan ini.

Mereka juga melibatkan instansi terkait seperti BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, TNI, Polri, dan Basarnas. Ia menyebut, pihaknya bersiaga untuk melakukan penanganan dalam antisipasi bencana saat musim penghujan.

“Nantinya BPBD dan Dinas Sosial bisa melakukan atau memberikan bantuan-bantuan ke masyarakat. Sejumlah peralatan juga disiagakan,” terangnya.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, ingatkan masyarakat agar waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi saat ini. Apalagi hasil koordinasi BPBD Kota Pekanbaru dengan BMKG bahwa Pekanbaru sudah memasuki musim hujan.

“Kami imbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman cuaca ekstrem, sekarang sudah memasuki musim penghujan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra, Selasa (24/10).

Ia menuturkan, bahwa curah hujan memang masih fluktuatif terjadi saat ini. Namun, potensi angin kencang sudah terlihat pada akhir pekan kemarin.(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *