LENSARIAUNEWS.COM |Dumai – Permohonan NON-DTKS dari beberapa warga kurang mampu yang bertempat tinggal di RT.010 Mekar mulia, Cianjung, Kelurahan Batu Teritip dan beberapa warga tanjung penyembal hingga warga Bumi Ayu mendapatkan pelayanan dan respon positif dari pihak Dinsos, Disdik dan BPJS Dumai, Jumat (29/09/23).

Hadirnya sosial control sudah selayaknya dapat memberikan edukasi dan arahan yang positif terhadap masyarakat dikota dumai terlebih dalam melakukan permohonan pengajuan untuk dapat mendaftar, Agar terverifikasi dalam beberapa program pemerintah seperti NON-DTKS, BPJS Kesehatan dan Program KIP(Kartu Indonesia Pintar) untuk para siswa/i SD, SMP dan SMKN sederajat.

Dijelaskan kepala dinas sosial melalui perwakilannya Lia, Yang sudah terverifikasi kan sudah terealisasikan bantuannya pak, Tahun kemarin kan sudah dapat, Untuk tahun ini tinggal menunggu SK dari pak wako. Ucapnya

Salah seorang warga RT.010 Mekar Mulia kelurahan Batu Teritip, Koiri menyatakan rasa Terima kasih dengan hadirnya bang Adul.

“Sebagai sosial control Pers dapat sebagai perpanjangan tangan saudara-saudara kita untuk mendaftarkan data warga kurang mampu dari perbatasan, Agar dapat terverifikasi kedalam sistem dinsos, Disdik dan BPJS-Kesehatan”. Sebutnya.

“Adapun pelayanan satu pintu dibangun dikota dumai sangat membantu bagi kami, Tapi saudara-saudara kita disini hanya petani yang fokus untuk bertani, Jadi sangat jarang pergi kekota, Nanti tanaman kami gak ada yang jaga dari serangan seperti babi hutan dan lainnya”. Tambahnya

Sementara ditempat berbeda Samadi, Warga cianjung mengatakan hal yang sama, Ya bagus kalau bisa program seperti itu bang sosialisasikan kepada warga kurang mampu disini, Kan gak semua program pemerintah yang kami ketahui secara mendetail. Ujarnya.

“Ya udah saya ngikut aja selagi program pemerintah tersebut untuk kebaikan warga disini, Baguslah kalau NON-DTKS, KIP dan BPJS-Kesehatan saudara-saudara saya disini bisa dapatkan, Sampean atur aja gimana baiknya”. Tutupnya.

Berbeda dengan warga tanjung penyembal Adi, ketika dikonfirmasi awak media menjelaskan, Keluarga besar dari pihak saya memang semua ditanjung penyembal, Kalau keluarga dari pihak istri saya semua dikota dumai, Kami keluarga besar, Tapi baru dimasa kepemimpinan walikota sekarang ini kami rasakan pelayanan publik yang berpihak kepada warga setempat disini, Terimakasih sudah membantu”. Cakapnya singkat.

“Ini biasanya aktif terus untuk bantuan lansia dari dinas sosial, Entah akhir-akhir ini macet, Kehabisan stok mungkin orang dinas”. Sebut warga penerima program lansia di Kelurahan Bumi Ayu ini(Adul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *