LENSARIAUNEWS.COM |Pekanbaru – Salah satu Batching Plant atau tempat produksi Ready Mix yang biasa dikenal dengan beton curah siap pakai, Pabrik tersebut terletak di jalan Budi Luhur RT 01/RW 03 Kelurahan Kulim, Kecamatan Kulim, Diduga beroperasi tanpa izin lengkap dan membuat resah masyarakat
Serta lokasi pabrik berada dikawasan perumahan penduduk setempat.

Pantauan Lensariaunews.co. dilokasi terlihat pabrik ini dalam menjalankan operasionalnya tidak memiliki papan nama usaha serta berada di dalam kawasan rumah warga dan ditambah lagi dengan lalu lalang nya truk pengangkut besar roda 10 yang rutin Melawati jalan masyarakatnya yang sempit.

Informasi yang diperoleh media dari salah seorang warga setempat BN yang enggan namanya ditulis mengatakan, Pabrik tersebut sudah beroperasi selama tiga bulan.

“Tiba-tiba saja pabrik sudah beroperasi dan kita tidak banyak tahu latar belakangnya, Cuma yang kami khawatirkan terkait keselamatan warga pengguna jalan sebab mobil molen nya besar-besar dan melewati jalan yang memang kecil dan pabriknya tidak berpagar, Sangat berbahaya bagi warga terutama anak-anak, Kami mohon ada perhatian dari pihak pemerintah”. Ujarnya.

Kepala DPMPTSP kota Pekanbaru Akmal
Khairi saat dimintai keterangannya terkait keberadaan pabrik Batching plant ready mix yang ada di jalan Budi luhur tersebut mengatakan, Belum ada izin yang dikeluarkan oleh dinasnya.

“Coba cek ke PUPR dulu bang terkait izin TABG nya” Ujar Akmal.

Camat Kulim Raja Faisal, Saat dikonfirmasi oleh media ini melalui seluler terkait apakah pabrik ready mix tersebut sudah mengantongi izin lengkap?, Mengatakan tidak tahu menahu terkait keberadaan pabrik ready mix dan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin apapun.

“Jangankan terkait izin usahanya, Permisi saja tidak ada dengan kami pihak kecamatan”Kata Camat Raja Faisal.

Lurah Kulim Agustina.Skm, Saat dimintai konfirmasinya melalui Plh Lurah Katwadi.S.sos mengatakan, Setelah dicek tidak pernah ada dari pihak perusahaan yang mengajukan izin ke kelurahan Kulim terkait usaha yang mereka jalankan .

“SOP nya memang untuk setiap izin usaha pasti rekomendasinya dari pihak RT/RW sampai ke kelurahan, Setelah saya croscek ternyata mereka belum ada mengajukan izin dan saya dengar juga pabrik sudah beroperasi selama tiga bulan” Kata Katwadi.

Pengawas perusahaan atas nama Iwan saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa usaha tersebut adalah milik pengusaha atas nama Yusrizal dan ketika ditanya tentang izin usahanya, Iwan Mengatakan nanti akan disampaikan ke pimpinan dan akan menginformasi ulang kepada awak media.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah
Saat dimintai keterangannya melalui seluler, Hingga berita dirilis masih belum
memberikan keterangannya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *