PELALAWAN,lensariaunews.com – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pelalawan. Kedatangan orang nomor satu di Riau itu, untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru di SMAN 1 Bandar Sei Kijang.

Sebanyak 368 SK PPPK diserahkan langsung kepada tenaga pendidik di ruang lingkup Pemerintah Provinsi Riau yang bekerja di Kabupaten Pelalawan. Adanya pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tersebut bertujuan untuk menambah tenaga pengajar di Provinsi Riau.

“Kita saat ini sangat kekurangan guru pegawai negeri, untuk itu sudah seharusnya tenaga pendidik yang telah diserahkan SK PPPK ini diharapkan mampu bekerja sebaik-baiknya. Karena dari peraturan Menpan RB sudah tidak bisa lagi menambah tenaga honor,” jelasnya.

Dikatakan, apabila ada pegawai yang penempatannya itu tidak sesuai dengan tempat mengajar awal, maka tetap diterima saja dahulu. Menurutnya jangan karena berbeda lokasi tugas, membuat ASN PPPK tidak mau mengajar. Ia berpesan, agar setiap pegawai harus bersyukur sehingga kualitas sekolah semakin meningkat.

“Memang harapan kami semua sesuai formasi. Karena kami telah mengsulkannya sesuai formasi. Jadi karna itulah saya berharap agar guru-guru yang telah di amanahkan ini jaga nama baik dan bagaimana berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas sekolahnya,” katanya.

Syamsuar mengaku telah mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol agar gaji guru PPPK sudah dapat diberikan pada bulan September mendatang. Dengan begitu guru-guru dapat semakin bersemangat mendidik generasi bangsa.

“Saya sudah minta tadi kepada Pak Kamsol agar nanti gaji-gaji guru ini dapat di bayarkan pada bulan sembilan, mungkin setelah jadi PPPK ini gajinya lebih besar. Dan saya berharap kepada bapak ibu sekalian, inginnya saya itu melihat sekolah mana yang melahirkan generasi hebat-hebat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubri Syamsuar mengapresiasi perjuangan seorang guru PPPK bernama Yanti Haizar asal Kota Pekanbaru yang mengajar di SMKN 1 Pangkalan Lesung, Pelalawan. Menurutnya meski menggunakan kursi roda, guru tersebut tetap semangat mengabdi untuk negeri.

“Saya terharu melihat perjuangan ibu ini meski di atas kursi roda semangatnya mengajar bolak-balik Pekanbaru ke Pelalawan patut di contoh, semoga ibu diberikan kekuatan dan kesehatan selalu,” pungkasnya.(Am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *