PELALAWAN,(lensariaunews.com) – Ketua LSM KPK nusantara, Gomgom Simanjuntak resmi memasukkan surat pengaduan/pelaporan terkait kinerja salah satu oknum kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, ke Kejaksaan Negeri Pelalawan, 15.00 WIB, selasa (11/7/23),

Dalam keterangannya, Gomgom mengatakan, laporannya ini dalam rangka menindaklanjuti temuan kita dan laporan LSM kpk terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi atas kegiatan pengadaan bibit kecambah kelapa sawit di Disbunak,

yang mana sebelumnya telah kita beritakan terkait temuan pengadaan bibit,makanya kita tempuh laporkan ke Kejaksaan Negeri Pelalawan.

“Sebelumnya kami telah lakukan konfirmasi ke pada kabid T Indra namun jawaban yang di berikan saat tidak masuk akal. sepertinya jalan di tempat,

“Berdasarkan data yang ada,  rincian pengadaan bibit kecambah kelapa sawit di Tahun 2021 yaitu:

-25.000 butir kecambah jenis Dumpy, dengan harga satuan Rp,12,300/butir, dengan total harga Rp, 307.500.000.

– 25.000 jenis kecambah PPKS 540, dengan harga Rp, 12,300/butir dengan total harga Rp.307.500.000.

-Transportasi atau jasa bongkar untuk 50.000 butir, dengan harga satuan Rp, 1,200/butir, total harga bongkar Rp.60.000.000.

Lebih lanjut, Gomgom mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah meminta haknya sebagai pelapor. Sudah sewajarnya aparat hukum terlebih pihak Kejaksaan Negeri,pelalawan wajib periksa yang menyangkut anggaran negara memberikan informasi masyarakat

Sehubungan dengan pengadaan bibit ini hendaknya jangan lagi terjadi hal – hal yang melanggar hukum dari pengalaman yang sudah ada sebelumnya jangan terulang kembali, sehingga akibat perbuatannya berurusan dengan hukum mengakibatkan penjara, atas kebijakan,

“Bagaimana perkembangan laporan kita nanti itu semestinya kita serahkan sepenuhnya kepada kejaksaan negeri pelalawan apa lagi ini akan ada pergantian pidsus dan kastel,” masyarakat yang patuh dan tunduk pada Zona Integritas,” tegasnya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *