LENSARIAUNEWS.COM | Pekanbaru – Untuk menghindari pembakaran lahan baik secara disengaja maupun tidak, Semua lini masyarakat dan pemerintah setempat tak henti-hentinya menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara pembakaran yang akan menyebabkan terjadinya bencana asap seperti yang terjadi sebelumnya di provinsi Riau, Tiga pilar kecamatan kulim melaksanakan sosialisasi pencegahan di dua titik wilayah rawan kebakaran lahan yakni di kelurahan Kulim dan Pebatuan, Rabu (05/07/23).

Tim Sosialisasi pencegahan karhutla mendatangi salah satu kebun sawit milik Hasibuan yang terletak di wilayah Maredan kelurahan Kulim untuk menyampaikan himbauan dan melihat langsung kesiapan pemilik lahan terkait persiapan teknis dalam menghadapi kebakaran lahan, Tim juga memeriksa persediaan air yang ada dilahan tersebut yang terlihat sudah dipersiapkan dengan baik dan pengelola juga membuat himbauan di seluruh lahan miliknya terkait bahaya pembakaran lahan, Kemudian tim melakukan sosialisasi serta himbauan untuk tidak membakar lahan kepada pengelola dan pekerja kebun sawit tersebut.

Pada titik kedua, Tim tiga pilar kecamatan kulim bergerak menuju Kelurahan Pebatuan dimana dimana terdapat bekas kebakaran lahan milik masyarakat beberapa waktu yang lalu serta menghimbau kepada warga setempat supaya jangan terjadi lagi pembakaran lahan seperti sebelumnya.

Pada kegiatan sosialisasi karhutla ini terlihat langsung dipimpin Forkopimcam yang terdiri dari Camat Kulim Raja Faisal Febnaldi.Mip, Kapolsek Tenayan Raya Kompol Bagus Hary Priyambodo, Danramil 04/LPH Kapten Inf.Turba Marpaung, Babinsa, Babinkamtibmas, Seluruh lurah kecamatan kulim serta tokoh masyarakat setempat.

Camat Kulim Raja Faisal saat menyampaikan arahannya kepada masyarakat mengatakan supaya terus menjaga agar lahan jangan ada yang dibakar Baik secara sengaja maupun tidak.

“Agar bencana asap di Riau tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang dan kita harapkan warga dapat bekerja sama memberikan informasi apabila ada terjadi kebakaran lahan”.Pinta Raja Faisal.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Tenayan Raya Kompol Bagus Hary terkait dengan karhutla dan mengatakan saat ini pembakar lahan pasti akan dikenakan pasal pidana dan akan diproses dengan hukum yang berlaku.

“Kita himbau kepada masyarakat khususnya Tenayan – Kulim untuk dapat menjaga lingkungannya dari karhutla karena akan ada sanksi yang akan dijatuhkan kepada pelakunya”.Terang Bagus.

Danramil 04/LPH Kapten Inf.Turba Marpaung yang juga ikut dalam sosialisasi pada hari ini juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat selalu bersinergi dengan aparat pemerintahan setempat dalam mengontrol setiap kejadian karhutla.

“Kami pihak TNI akan selalu mendukung dan berpatroli rutin melalui babinsa untuk mencegah karhutla swcara bersama-sama dengan masyarakat”ucap Turba Marpaung.(hz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *