LENSARIAUNEWS.COM/Bagansiapiapi – Lapas Kelas II A Bagansiapiapi Laksanakan rutinitas kegiatan Beribadah dengan warga Binaan untuk menghidupkan malam-malam dibulan Suci Ramadhan.

Kali ini Tepatnya Ramadhan ke- 19 yang mana tausiah yang disampaikan oleh Ustd kondang alumni Tahun (92/93) Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Sumatra Utara  Kh. Abd Qodir aljailani di Mesjid At’taubah Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, Minggu (09/04/2023).

Dalam tausiyah, Al-Ustad Alumni Tahun 92/93 Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Sumatra Utara ini menyentil tentang, : “Bahwa tidak boleh berputus asa dalam hidup ini, sekalipun kita dalam penjara, tetap lakukan berpuasa, krn lanjutnya, puasa di luar dengan di dalam sama saja laparnya, “Pesan Kh. Abd Qodir Aljailani.

Menurut Khalifah masih banyak Orang-Orang jauh lebih bejat di luar sana dari pada kamu yg di tahan skrng ini, tapi sayang mereka tidak di tangkap atau tidak tertangkap, “Imbuhnya.

Dalam penjelasan Kh. Abd Qodir Jailani bahwa malam ke 19 puasa ini masih masa Maghfiroh yaitu masa dimana kita diberi ampunan oleh ALLAH SWT.

Ia menerangkan dalam tausiyah yang disampaikan kepada warga binaan Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, dimana dari puasa ke 1 Ramadhan sampai ke 10 Ramadhan yaitu masa turunnya rahmat Allah SWT.

Puasa ke 11 Ramadhan sampai ke 20 Ramadhan yaitu Masa Ampunan Allah SWT.

Puasa ke 21 Ramadhan sampai dengan puasa ke 30 Ramadhan, yaitu dimana manusia terlepas dari belenggu api neraka.

Maka dari itu kata beliau, ia sangat menekankan kepada warga binaan bahwa hidup ini sudah diatur oleh Allah SWT, kita hanya tinggal menjalaninya saja.

Terakhir ucapnya, Kh. Abd Qodir Jailani Alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Tahun 92/93 ini sangat berterima kasih kepada Kalapas dan seluruh Jajarannya, karena anak di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi ini penuh dengan pembinaan.

“Pokoknya yaachh… mereka didalam diperlakukan sangat manusiawi sekali, “Imbuh Khalifah.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *