Lensariaunews.com,(Duri,Riau)– Perkarangan halaman yang kumuh, kotor dan jorok disebabkan olehdua pintu MCK rusak tidak terawat, serta tumbuh tingginya rumput-rumput di perkarangan Sekolah SDN 39 Mandau, hal itu akan menjadikan tempat favorit bagi nyamuk untuk hinggap. Nyamuk memang suka sekali bersembunyi di semak-semak tanaman, terutama jika ada genangan air di semak-semak air tersebut.

Nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk deman berdarah (DBD) spesies ini mereka memiliki lebih kurang dari 950 genus nyamuk Aedes aegypti, dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan penyakit serius ataupun menularkan patogen yang berpotensi kematian, begitu juga hal nya dengan nyamuk malaria (Anopheles) sp betina, pembawa penyakit infeksi menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk. parasit Plasmodium falciparum tergolong paling berbahaya, karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi, kejang-kejang hingga koma, malaria jenis ini menjadi salah satu penyebab kematian akibat malaria.

Dijumpai UPT Satuan Pendidikan SDN 39 Mandau, Hj. Nizami SPd pada Senin tanggal 20 dan Rabu 22 Ferbruari 2023 tidak berada di Sekolah, menurut keterangan sejumlah Majelis Guru yang dibenarkan juga oleh bagian TU Yuli, Kepala Sekolah belum masuk karena sedang umroh, bahkan di tambahkannya lagi oleh ibuk Guru walikelas dua Boru Manurung menuturkan, lebih kurang sudah lima belas hari Kepala Sekolah ini tidak masuk dengan alasan izin untuk umroh.

Dikonfirmasi Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Refri Amran mengatakan, Perkarangan Sekolah harus tetap bersih dan sehat serta nyaman bagi dunia anak-anak, tidak boleh semak, tidak boleh kumuh dan kotor, Sekolah harus peduli lingkungan dan berbudaya lingkungan ramah anak, sesuai dengan program bupati bengkalis sekolah ramah dan layak anak, jadikan lingkungan Sekolah layak anak, tetap harus menghargai hak anak dan terjamin kesehatan bagi anak.

(Amir Mutholib/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *